You are here: Home Berita Geliat Bisnis Produk Halal di Jerman
Decrease font size  Default font size  Increase font size 
Geliat Bisnis Produk Halal di Jerman Print E-mail
Sunday, 12 December 2010 22:58

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN--Produksi makanan halal mencapai seperlima omset bahan makanan di seluruh dunia. Ini satu pasar besar, yang merupakan peluang bagi para produsen makanan, termasuk di Jerman. Menurut perkiraan para ahli, bisnis makanan halal di Jerman bisa menghasilkan omset sekitar 5 milliar Euro. Hal itu tidaklah mengejutkan, karena di Jerman terdapat lebih dari 4 juta umat Muslim.

Akan tetapi, Anya Schlie, dari Forum bahan pangan Jerman-Turki, bertutur bahwa perusahaan Jerman berada di belakang pesaing internasional. "Perusahaan Jerman sangat terlambat menanggapi tema makanan halal ini secara seksama. Kita tahu mereka mulai menawarkan produk halal, karena lagi dibicarakan secara intensif. Jerman berada di belakang Prancis, Belanda atau Inggris.“


Potensi keuntungan ekonomi dari bahan pangan yang dideklarasikan halal sampai saat ini hanya dikenali perusahaan internasional besar, yang telah lama mengekspor produknya ke negara-negara Islam. Pelopor perdagangan halal ini adalah Nestle. Lima persen omset perusahaan Swiss ini berasal dari produk makanan halal. Omset tersebut berasal dari sleuruh cabang perusahaan itu di dunia, termasuk dari Jerman.

Kalaupun perusahaan-perusahaan di negara Eropa lainnya secara intensif mencoba menarik pelanggan yang beragama Islam, industri bahan pangan dan pedagang eceran Jerman tampak lamban. Banyak perusahaan khawatir kalau produk halal dapat merugikan citra perusahaan, dikatakan Anya Schlie.

Sekitar 4 ribu produk halal bisa ditemukan di rak-rak toko-toko Jerman. Seringkali produk tersebut tidak ditandai dengan label halal. Hal itu membuat umat Islam jadi repot. Kepala bagian sertifikasi barang halal dari perusahaan M-Haditec di Bremen,  Yavuz Özoguz, menghimbau agar keadaan di Jerman diubah, "Bila dibandingkan dengan Perancis, orang bisa pergi ke supermarket dan menemukan rak panjang yang berisi segala macam makanan dengan label halal yang besar. Secara teoritis hal itu bisa dilakukan di Jerman."

Saat ini di Jerman mulai banyak toko-toko Turki dan Arab yang menjual barang-barang yang diimpor dari negara-negara Muslim. Apakah penduduk Muslim di Jerman mau membeli produk halal dari Jerman?

Anya Schlie mengira itu akan perlu waktu, "Karena ini menyangkut kepercayaan. Pelanggan Muslim yang hanya mengkonsumsi makanan halal kemungkinan besar akan mengatakan bahwa toko-toko di Jerman belum dapat menawarkan barang tersebut. Meskipun ia menemukan makanan dengan label halal, ia akan tetap ragu, apakah itu benar-benar halal.“

sumber : republika.co.id

 

Comments (0)add comment

Write comment

busy
 
Tumbuk
Nikmati Petualangan Hidup Anda Nikmati Petualangan Hidup Anda Setahun lebih tak bertemu, 3-4 Desember lalu alumi PEMF berkumpul kembali di pes...
 
Tausiyah
Mengisi Hidup di Dunia Mengisi Hidup di Dunia Jiwa kita (nafsu) telah mengarungi 3 fase kehidupan yang berbeda, yaitu fase keh...
 
Tumbuh
Meraih Mimpi Meraih Mimpi Bagi entrepreneur barangkali sulit menjadi entrepreneur hebat jika tidak pernah ...
 

Latest Comment

Belajar Melawan Korupsi dari K
smoga para pejabat kita bisa belajar seperti kholi
Aan, Sarjana Lele PEMF
Semoga mimpinya terwujud ya mas..jangan lupa kalau
Nikmati Petualangan Hidup Anda
Petualangan takan pernah berakhir disini teman..wu
Meraih Mimpi
Luar biasa..eehmm entrepeneurship inspirator yang
Pak Husen dan Liliuran
Walaupun rakyat kecil, tapi kalau senantiasa aktiv

Galeri

Pesantren
Alumni

Ayat Pilihan

"Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar." (TQS an-Nisaa [4] : 95)

Alamat Kami

Sektretariat Yayasan Pendidikan Miftahul Falah
Jl. Danau Poso 28 Pejompongan Jakarta Pusat 10210

Lokasi Pesantren Entrepreneur Miftahul Falah
Desa Sukamahi - Kecamatan Sukaresmi - Kabupaten Cianjur - Jawa Barat

Email : 
info@pesantrenpreneur.com