You are here: Home Berita 20 Tahun Mendatang Indonesia Surga Tenaga Kerja Asing
Decrease font size  Default font size  Increase font size 
20 Tahun Mendatang Indonesia Surga Tenaga Kerja Asing Print E-mail
Monday, 20 December 2010 22:58

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Wakil Presiden Boediono memperkirakan pada 20 tahun mendatang, Indonesia akan menjadi "surga" bagi tenaga kerja asing, seiring dengan membaiknya situasi ekonomi dan politik.
Berbicara pada penyerahan penghargaan bagi tenaga migran Indonesia di Jakarta, Senin, ia mengatakan, Indonesia akan menjadi surga tenaga kerja asing di berbagai bidang. "Itu bisa terjadi dan akan terjadi jika kita bersama-sama membangun ekonomi dan sosial politik kita dengan kekayaan alam dan mineral yang kita miliki," tutur Boediono.

Apalagi, lanjut Wapres, Indonesia memiliki jumlah penduduk cukup besar. "Itulah modal kita. Kemungkinan besar, memang akan terjadi arus baliknya di mana kita akan menjadi tempat yang menarik bagai warga negara lain untuk mengadu nasib di negeri kita ini," katanya.


Menurut Wapres, pembangunan ekonomi serta sosial dan politik bisa dijalankan bersama-sama, dapat membuat Indonesia tidak terlalu sulit menjadi seperti India meraih prestasi. "Jika itu bisa kita lakukan, dalam satu dasawarsa, jelas lapangan kerja kita di dalam negeri akan menjadi jauh lebih baik dan berkualitas. Saya optimis," kata Wapres.

Pada kesempatan yang sama, Menakertrans Muhaimin Iskandar menyatakan optimis akan terjadi pembalikan arus pengiriman TKI. "Sekarang ini, kita sudah berhasil menurunkan persentasi jumlah pengiriman TKI non-formal dari tahun 2009 ke tahun ini sebesar tiga persen," katanya.

Angka itu, lanjut Muhaimin, akan terus diturunkan lagi tahun depan, dengan hanya mengirimkan TKI formal seperti teknisi, operator dan kontraktor. Ia mengatakan, pihaknya sudah mengumumkan 38 kabupaten yang menjadi basis pengiriman TKI di seluruh Indonesia.

"Terhadap 38 kabupaten itu, kita akan gelontorkan dengan berbagai program, mulai dari program pemberdayaan ekonomi lokal, pelatihan, dan permodalan melalui kredit Usaha rakyat (KUR), agar terjadi penurunan yang besar dalam hal TKI non-formal," ungkap. Saat ini, jumlah TKI di luar negeri, tercatat 3,9 juta jiwa. Dari jumlah itu sekitar dua juta orang, berada di Malaysia.

sumber : republika.co.id

 

Comments (0)add comment

Write comment

busy
 
Tumbuk
Nikmati Petualangan Hidup Anda Nikmati Petualangan Hidup Anda Setahun lebih tak bertemu, 3-4 Desember lalu alumi PEMF berkumpul kembali di pes...
 
Tausiyah
Mengisi Hidup di Dunia Mengisi Hidup di Dunia Jiwa kita (nafsu) telah mengarungi 3 fase kehidupan yang berbeda, yaitu fase keh...
 
Tumbuh
Meraih Mimpi Meraih Mimpi Bagi entrepreneur barangkali sulit menjadi entrepreneur hebat jika tidak pernah ...
 

Latest Comment

Belajar Melawan Korupsi dari K
smoga para pejabat kita bisa belajar seperti kholi
Aan, Sarjana Lele PEMF
Semoga mimpinya terwujud ya mas..jangan lupa kalau
Nikmati Petualangan Hidup Anda
Petualangan takan pernah berakhir disini teman..wu
Meraih Mimpi
Luar biasa..eehmm entrepeneurship inspirator yang
Pak Husen dan Liliuran
Walaupun rakyat kecil, tapi kalau senantiasa aktiv

Galeri

Pesantren
Alumni

Ayat Pilihan

"Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar." (TQS an-Nisaa [4] : 95)

Alamat Kami

Sektretariat Yayasan Pendidikan Miftahul Falah
Jl. Danau Poso 28 Pejompongan Jakarta Pusat 10210

Lokasi Pesantren Entrepreneur Miftahul Falah
Desa Sukamahi - Kecamatan Sukaresmi - Kabupaten Cianjur - Jawa Barat

Email : 
info@pesantrenpreneur.com