You are here: Home Jejak Peradaban Islam Mengenal Masjid Tempat Rasulullah Memimpin Pasukan Khandaq
Decrease font size  Default font size  Increase font size 
Mengenal Masjid Tempat Rasulullah Memimpin Pasukan Khandaq Print E-mail
Saturday, 06 November 2010 21:00

Sebelum peperangan melawan kaum kafir Quraisy di daerah Khandaq ini, umat Islam sangat khawatir menghadapi mereka. Pasalnya, jumlah pasukan Quraisy dan sekutunya mencapai sekitar 10 ribu orang. Sementara itu, dari kalangan umat Islam, hanya sebanyak empat ribu orang. Sebuah peperangan yang tidak seimbang. Hal ini merupakan ujian yang sangat berat bagi kaum Muslimin.

Dalam Alquran, Allah SWT menjelaskan, beratnya kondisi yang dihadapi umat Islam. "Hai orang-orang yang beriman, ingatlah akan nikmat Allah (yang telah dikaruniakan) padamu ketika datang kepada tentara-tentara kepadamu. Lalu Kami kirimkan kepada mereka angin topan dan tentara yang tidak dapat kamu melihatnya. Dan Allah Maha Melihat akan apa yang kami kerjakan. (Yaitu) ketika mereka datang kepadamu dari atas dan bawah. Dan ketika tidak tetap lagi penglihatan (mu) dan hatimu naik menyesak sampai tenggorokan dan kamu menyangka terhadap Allah dengan bermacammacam prasangka. Disitulah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang sangat (berat)." (QS Al-Ahzab [33]: 9-11).

Bahkan, saat penggalian parit, Rasul SAW turun tangan untuk membantu kaum Muslimin. Tak hanya pekerjaan untuk menyelesaikan galian parit yang mencapai lebih dari lima kilometer itu, tetapi juga karena minimnya bekal makanan.

Abu Thalhah meriwayatkan, saat penggalian itu, kaum Muslimin terpaksa mengganjal perut mereka dengan beberapa buah batu. "Ketika kami mengeluh kelaparan kepada Rasulullah, kami berjalan sambil mengganjal perut dengan beberapa buah batu. Dan kami menyaksikan Rasulullah juga mengganjal perutnya dengan dua buah batu."

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, ia berkata; "Ketika kami sedang menggali parit pada Perang Khandaq, kami menemukan tanah yang keras, maka mereka mengadukan kepada Rasul, kemudian Rasul menjawab; "Biarlah aku sendiri yang mencangkulnya." Kemudian Rasul mencangkulnya, dan akhirnya tanah yang keras itu berubah menjadi lunak bagaikan onggokan pasir." (HR Bukhari).

Ungkapan serupa juga diriwayatkan Imam Baihaqi dari Al-Barra bin Azib Al-Anshariy RA. "Pada saat kaum Muslimin menggali parit, mereka melihat sebuah batu besar yang tidak dapat dipecahkan dengan cangkul atau beliung mereka. Mereka memberitahukan hal itu kepada Rasulullah SAW. Dengan tiga kali ayunan beliung Rasul, batu besar itu hancur berkeping-keping."

Maka, ketika penggalian parit selesai, beberapa hari kemudian, datanglah pasukan kafir Quraisy. Menyaksikan jumlahnya yang demikian besar, Rasul SAW berdoa agar Allah membantu perjuangan kaum Muslimin. Doa beliau itu dipanjatkan saat berada di Masjid Fatah. Beliau berdoa selama tiga hari berturut-turut. Dan akhirnya, peperangan ini berhasil dimenangkan kaum Muslimin atas bantuan Allah yang mengirimkan tentara Malaikat yang tak terlihat.

Dinamakan dengan Masjid Fatah disebabkan umat Islam memperoleh kemenangan. Al-Fatah berarti kemenangan. Masjid ini berada di atas bukit Sila (Sal'a). Bukit ini disebut juga dengan nama Jabal as-Sila'.

 

sumber : republika.co.id

 

tag : pesantren, pesantren entrepreneur, pesantren wirausaha, pemberdayaan pesantren, pesantren produktif, entrepreneur, wirausaha, , wirausaha muslim, wirausaha agribisnis, pesantren bisnis, bisnis syariah, bisnis islami, kewirausahaan, kiat bisnis, best practice, business coach.

 

Comments (0)add comment

Write comment

busy
 
Tumbuk
Nikmati Petualangan Hidup Anda Nikmati Petualangan Hidup Anda Setahun lebih tak bertemu, 3-4 Desember lalu alumi PEMF berkumpul kembali di pes...
 
Tausiyah
Mengisi Hidup di Dunia Mengisi Hidup di Dunia Jiwa kita (nafsu) telah mengarungi 3 fase kehidupan yang berbeda, yaitu fase keh...
 
Tumbuh
Meraih Mimpi Meraih Mimpi Bagi entrepreneur barangkali sulit menjadi entrepreneur hebat jika tidak pernah ...
 

Latest Comment

Belajar Melawan Korupsi dari K
smoga para pejabat kita bisa belajar seperti kholi
Aan, Sarjana Lele PEMF
Semoga mimpinya terwujud ya mas..jangan lupa kalau
Nikmati Petualangan Hidup Anda
Petualangan takan pernah berakhir disini teman..wu
Meraih Mimpi
Luar biasa..eehmm entrepeneurship inspirator yang
Pak Husen dan Liliuran
Walaupun rakyat kecil, tapi kalau senantiasa aktiv

Galeri

Pesantren
Alumni

Ayat Pilihan

"Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkannya." (TQS ath-Thalaq [65] : 2-3)

Alamat Kami

Sektretariat Yayasan Pendidikan Miftahul Falah
Jl. Danau Poso 28 Pejompongan Jakarta Pusat 10210

Lokasi Pesantren Entrepreneur Miftahul Falah
Desa Sukamahi - Kecamatan Sukaresmi - Kabupaten Cianjur - Jawa Barat

Email : 
info@pesantrenpreneur.com