You are here: Home Kabar dari Pondok
Decrease font size  Default font size  Increase font size 
Kabar dari Pondok
Aan, Sarjana Lele PEMF Print E-mail
Friday, 03 February 2012 23:49

Aan_sarjana_lele

Nama lengkapnya, Moch. Andriansyah. Kelahiran Caringin, Bogor. Dia adalah alumni PEMF angkatan ke-1. Yang sekarang menjadi salah satu tim di PEMF yang bertugas untuk mengembangkan usaha di bidang perikanan. Usaha yang sudah dilakukannya sebelumnya adalah pembesaran ikan nila dan ikan mas. Saat ini dia sedang mengembangkan Lele Sangkuriang.

Untuk memperdalam ilmu dan keahliannya, Aan mengikuti pelatihan singkat di Abah Nasruddin, Gadog, Ciawi. Mulai dari pengenalan, pemilihan bibit hingga perkawinan dan pembesaran. Selepas dari pelatihan, langsung ada investor yang berminat untuk bekerja sama. Usaha budi daya lele sangkuriang pun langsung dijalankan diatas 8 kolam terpal dengan mengadakan indukan langsung dari Abah Nasrudin sebanyak 8 ekor.

Alhamdulillah, dari proses budi daya, perkawinan dan penetasan pertama sudah dihasilkan lele sangkuriang ukuran siap konsumsi. Tetapi, generasi pertama ini tidak akan dipasarkan dahulu. Diperuntukkan regenerasi bibit indukan dan pejantan kemudian. Pada saat ini, tahap perkawinan dan penetasan kedua sudah dilaksanakan. Alhamdulillah, ribuan benih lele sangkuriang sudah menetas dan siap untuk dibesarkan.

Salah satu mimpi besarnya, menjadikan PEMF sebagai salah satu sentra produksi dan pelatihan lele sangkuriang di Indonesia dengan bermitra bersama Abah Nasrudin. Sehingga akan melahirkan Sarjana Lele selanjutnya di kemudian hari. Semoga mimpinya terwujud An, bersama PEMF dan pertolongan dari Allah Swt. Amiin.(Bst)

 
Pak Husen dan Liliuran Print E-mail
Wednesday, 01 February 2012 00:25

Liliuran

Kita masih ingat pada zaman dulu dari cerita tetua kita, dan juga dalam pelajaran Ekonomi di sekolah, cara manusia untuk bertraksaksi ketika belum ada mata uang adalah dengan barter. Misalnya, bagi seseorang yang memiliki beras, tetapi tidak memiliki lauk-pauk atau sayuran, dia bisa melakukan pertukaran dengan beras untuk mendapatkan lauk-pauk atau sayuran. Tentu dengan kadar yang disepakati atau suka sama suka. Ternyata aktivitas barter bisa terjadi antara barang dengan barang, bisa juga terjadi antara barang dengan jasa atau jasa dengan jasa.

Dari fakta transaksi dan kajian terhadapnya ternyata ada beberapa hal yang terkait hal pertukaran tersebut. Pertama: memang ada aktivitas yang disebut pertukaran (mubadalah), dan ada yang disebut jual-beli (bai’), juga ada yang disebut kontrak jasa (ijaarah).

Kedua: istilah pertukaran (mubadalah) telah digunakan oleh islam untuk barang, tenaga dan jasa, selama itu tidak diharamkan. Karena itu boleh saja melakukan pertukaran sebuah atau dua buah mobil dengan sebuah rumah. Boleh juga melakukan pertukaran antara kerja harian atau bulanan dengan sejumlah uang. Dengan kata lain boleh melakukan pertukaran tenaga dengan harta, barang atau jasa tertentu selama semuanya ini bukanlah barang, tenaga atau jasa yang diharamkan, dan selama dilakukan suka sama suka.

Ketiga : jual beli merupakan salah satu bentuk pertukaran, yaitu pertukaran harta dengan harta. Karena itu apa saja yang termasuk dalam kategori pertukaran harta dengan harta, seperti antara harta dengan uang atau uang dengan barang, maka itu merupakan bagian dari jual beli, dan dalam hal ini berlaku hukum jual beli.

Keempat: akad ijaarah adalah bentuk lain dari pertukaran (mubadalah), dan merupakan akad terhadap jasa dengan kompensasi. Kompensasinya bisa dalam bentuk harta dan jasa. Maka dari itu, boleh bekerja sehari atau sebulan dengan kompensasi sejumlah uang atau harta, atau dengan kompensasi hak guna rumah selama sebulan, atau dengan jasa lain yang diterima.

Nah, dalam hal ini, ternyata ada hal unik yang terjadi dikalangan petani disekitar pondok. Salah satunya Pak Husen misalnya. Dari hasil perbincangan dengan tim kami, ternyata Pak Husen sering melakukan aktivitas ijarah dengan kompensasi berupa jasa. Misalnya, jika dia memerlukan jasa bajak sawah dari pemilik kerbau, maka kompensasi yang dia berikan kepada pembajak sawah itu berupa kerja harian mencangkul di sawah pemilik kerbau. Biasanya, satu hari jasa bajak sawah akan diberikan kompensasi berupa 4 hari kerja harian di sawah. Hal yang demikian mereka menyebutnya Liliuran

Hal itu adalah pilihan yang diambilnya karena bukan karena kebiasaan, tapi juga karena kebutuhan. Apalagi dikala harga pupuk naik dan kebutuhan lainnya juga naik. Juga misalnya, kenaikan Tarif Dasar Listrik dan Bensik Premium yang sebentar lagi dikabarkan akan naik, pasti berimbas kepada kenaikan kebutuhan lain, termasuk tarif jasa petani. Ketika uang yang diperoleh dari panen padi dan kerja harian hanya cukup untuk kebutuhan dapur, bahkan kurang, apalagi kebutuhan anak sekolah, maka pilihan aktivitas ijarah dengan kompensasi jasa yang dilakukannya adalah jalan yang bisa membantu menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Dan itu bukan hanya terjadi dengan Pak Husen, tetapi juga mungkin petani lain yang ada di negeri ini yang memiliki problem yang sama persis. Dan yang pasti, insyaAllah aktivtasnya halal dan berkah ya pak…(Bst)
 
Saat menggembirakan bagi petani cabe Print E-mail
Saturday, 14 January 2012 13:40

panen cabe

Setahun lebih Supriatna, pebisnis budi daya “Emas Merah” menggeluti dunia bisnis budi daya cabe merah. Bulan ini memasuki musim tanam ke-3. Setelah dua musim lalu Mang Supri, begitu panggilannya di Facebook, mengalami kerugian karena harga jual cabe produksinya dibawah target. Pada bulan ini adalah saat yang dinantikan dan menggembirakan. Jika musim lalu harga jual cabe sampai terjatuh ada angka Rp 3.500,-/Kg, saat ini diharapkan masih bertahan diatas Rp. 25.000,-.

Jika target volume produksi seberat 1.000 Kg, dengan harga jual menembus angka Rp. 25.000,- saja maka dipastikan musim ini pendapatan dari penjualan bisa menembus Rp. 25.000.000,-. Ya semoga musim ini menjadi penyuntik semangat bagi para petani cabe merah, termasuk Mang Supri, alumnus SMK Nurul Baya Kalapanunggal Sukabumi dan juga Pesantren Entrepreneur Miftahul Falah, Cianjur.(Bst)

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 Next > End >>

Page 1 of 4
Tumbuk
Nikmati Petualangan Hidup Anda Nikmati Petualangan Hidup Anda Setahun lebih tak bertemu, 3-4 Desember lalu alumi PEMF berkumpul kembali di pes...
 
Tausiyah
Mengisi Hidup di Dunia Mengisi Hidup di Dunia Jiwa kita (nafsu) telah mengarungi 3 fase kehidupan yang berbeda, yaitu fase keh...
 
Tumbuh
Meraih Mimpi Meraih Mimpi Bagi entrepreneur barangkali sulit menjadi entrepreneur hebat jika tidak pernah ...
 

Latest Comment

Saat menggembirakan bagi petan
Alhamdulillah, semoga lancar dan sukses bisnisnya.
Saat menggembirakan bagi petan
Semoga musim ini saatnya menuai kerja keras ya man
Sukses Berkat Khasiat Bubuk Ja
Ass,.. saya pernah mencoba labeur jahe dari lebak
Sukses Berkat Khasiat Bubuk Ja
assalamualaikum,nama saya redi santoso tinggal did
Pesantren Darul Fallah Bogor
asslamu alaikum..bisa saya minta nomr hp nya? sy t

Galeri

Pesantren
Alumni

Ayat Pilihan

"Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (TQS al-Fath [48] : 21)

Alamat Kami

Sektretariat Yayasan Pendidikan Miftahul Falah
Jl. Danau Poso 28 Pejompongan Jakarta Pusat 10210

Lokasi Pesantren Entrepreneur Miftahul Falah
Desa Sukamahi - Kecamatan Sukaresmi - Kabupaten Cianjur - Jawa Barat

Email : 
info@pesantrenpreneur.com