You are here: Home Tumbuk Create My To Be
Decrease font size  Default font size  Increase font size 
Create My To Be Print E-mail
Wednesday, 10 November 2010 20:01

Pernah saya terima sebuah email saya terima dari “Inspirator SuksesMulia”, Mas Jamil Azzaini. Subyek suratnya singkat : “Apakah Proposal Hidup Anda?”

Sebagian dari isinya adalah sebuah pertanyaan : “Jika untuk melaksanakan sebuah kegiatan di kampus, biasanya kita akan membuat proposal, mengapa untuk hidup kita yang lebih panjang puluhan tahun seringkali kita tidak pernah membuat proposal?”

Mengapa kita perlu membuat proposal kegiatan? Agar kita yakin bahwa kegiatan dapat berjalan dengan baik. Tidak berantakan. Pun dengan proposal kita bisa berbagi tentang rincian kegiatan dan mencari dukungan orang lain agar ikut serta menyukseskan kegiatan. Mendapatkan dukungan pemikiran, relasi, tenaga, dan dana.

Namun, banyak diantara kita yang justeru serius terhadap kegiatan yang hanya berlangsung beberapa bulan dan abai terhadap hidup kita yang berlangsung puluhan tahun. Kita perlu membuat proposal hidup, blue print hidup. Mas Jamil menyebutnya MY TOBE. Mungkin kalau diterjemahkan “aku ingin menjadi”. Isi dari MY TOBE adalah penjabaran dari bintang terang/impian hidup/prestasi tertinggi yang ingin diraih. Berisi pula penjabaran tentang strategi, tahap-tahap dan aktivitas-aktivitas yang perlu kita lakukan agar to be terwujud.

To be setiap orang tentu berbeda-beda. Sebagian orang mendapatkan kemudahan untuk dapat merumuskan to be hidupnya. Bahkan sejak usia anak-anak. Seperti kisah seorang anak Papua yang bercita-cita menjadi pilot karena sering melihat pesawat melintas di kampungnya. Begitu jernih dan kuatnya keyakinan atas to be, menggerakkannya merantau ke Pulau Jawa. Ia bersekolah sambil bekerja di suatu keluarga. Ia terus berjuang hingga titel pilot didapatkannya.


Namun sebagian orang mengalami kesulitan atau memerlukan waktu lebih panjang untuk dapat menemukan to be dalam hidupnya. Bisa di umur 20, 30, atau bahkan pada saat pensiun baru mendapatkan to be nya. Lebih tragis lagi sebagian orang tidak mengetahui to be hidupnya hingga meninggalkan dunia ini.

Lalu, bagaimana cara yang dapat membantu menemukan to be ?

Menurut saya, ada beberapa kiat yang dapat membantu kita untuk merumuskan to be hidup. Pertama. Mulailah dari “gambaran akhir” atau tujuan hidup yang kita inginkan.

Untuk membantu merumuskan tujuan akhir, jawablah pertanyaan : Sebagai apa kita ingin dikenal dan dikenang? To be tidak selalu hanya yang bernilai materi, tetapi juga yang bernilai sosial dan spiritual. Untuk menjawab pertanyaan tersebut kadang kita dapat merujuk pada sosok orang sukses yang kita kagumi. Misalnya kita ingin menjadi penguasa dunia komputer seperti Bill Gates, memiliki usaha Franchise seperti waralaba McDonald, pengusaha agribisnis seperti Bob Sadino, pengusaha peternakan burung puyuh seperti Rahmat Pambudy, atau sebagai Social Entrepreneur seperti Muhammad Yunus.

Kedua. Lakukan setiap aktivitas dengan kualitas yang terbaik. Kebiasaan selalu melakukan yang terbaik akan menjadi barometer jenis-jenis aktivitas yang paling sukses kita kerjakan. Semakin sukses kita di suatu bidang pekerjaan, bisa jadi pekerjaan itulah yang akan menuntun kita ke to be.

Ketiga. Diantara pekerjaan-pekerjaan sukses yang kita kerjakan, nilailah manakah yang lebih kita cintai. Ciri pekerjaan yang kita cintai adalah apabila kita rela “berkorban lebih”. Misalnya karena pekerjaan itu kita bangun lebih pagi, tidur lebih malam, kadang lupa makan, rela membeli buku atau membayar pelatihan yang biayanya mahal hanya karena kita ingin lebih baik dalam urusan pekerjaan itu.

Keempat.  Menentukan to be kadang perlu pendapat orang lain untuk melakukan penilaian terhadap diri kita. Bisa orang tua, saudara, teman kuliah, dosen, teman kerja, atasan, bahkan staf kita. Minta pendapat mereka atas unjuk kerja kita selama ini versi mereka.

Jika orang sudah menemukan to be, jalan hidupnya akan lebih terarah. Seperti permainan sepak bola. Indah bukan hanya karena kehebatan pemain dan permainannya. Namun yang lebih penting, sepak bola akan indah jika ada goal (gawang).

Jika to be sudah disematkan, ikrarkan sebagai tekad, kuatkan menjadi keyakinan. Buatlah strategi dan tahapan pencapaiannya, target tahunnya, serta mungkin biaya atau pengorbanan yang diperlukan.

To be akan menjadi bahan bakar aktivitas Anda! Bagilah dengan orang lain, orang tua, saudara, suami/istri, teman, guru-guru, dan jaringan-jaringan Anda agar mereka mendukung dan mendoakan Anda. Mereka adalah partner sukses Anda.

Selamat memperjuangkan to be. Raih Sukses Anda!


PURNOMO [Direktur Pesantren Entrepreneur Miftahul Falah]. www.pesantrenpreneur.com

Comments (4)add comment

hayet said:

0
...
asslkum wr. wd
ustd,
bgus ustad tausiyah nya..
mhon di tambah,..
smilies/smiley.gif
 
January 14, 2011
Votes: +0

Rayes said:

0
...
Assalamu'alaikum,
Subhanallah sebuah insfirasi, jazakallah
izin copy ya...
 
May 11, 2011
Votes: +0

achmad efendi said:

0
...
assallamualaikum mas pur.... saya efendi ato biasa dipanggil pepen, saya kebetulan sekarang diberi amanah dari Kampoeng Ternak DD untuk menjadi pendamping di wilayah PP Situbondo. kemarin waktu awal bulan mei kita pernak bertemu di pelatihan di wisma Khalifah.

Saya kok jadi penasaran dengan Pesantren Entrepenurnya mas Pur, kebetulan saya mempunyai keponakan, yang sekarang ini sedang akan masuk ke jenjang SMA, saya sedikit bercerita tentang Pesantren Entrepreneur ( yang infonya saya dapat dari internat ). selang beberapa hari ponakan saya menanyakan " Gimana klo aku masuk ke Pesantren Entreprenur ? "

saya belum bisa jawab, karena saya janjikan saya mau telp mas pur dulu mau menanyakan detailnya, tp berkali kali saya coba telp mas Pur kok ga bisa - bisa ya....

mohon bantuannya mas....
 
June 01, 2011
Votes: +0

Ade Sumiahadi said:

0
...
Assalamualaikum...tlng minta no telpon pesantrennya dong udtadz
 
June 26, 2011
Votes: +0

Write comment

busy
 
Tumbuk
Nikmati Petualangan Hidup Anda Nikmati Petualangan Hidup Anda Setahun lebih tak bertemu, 3-4 Desember lalu alumi PEMF berkumpul kembali di pes...
 
Tausiyah
Mengisi Hidup di Dunia Mengisi Hidup di Dunia Jiwa kita (nafsu) telah mengarungi 3 fase kehidupan yang berbeda, yaitu fase keh...
 
Tumbuh
Meraih Mimpi Meraih Mimpi Bagi entrepreneur barangkali sulit menjadi entrepreneur hebat jika tidak pernah ...
 

Latest Comment

Belajar Melawan Korupsi dari K
smoga para pejabat kita bisa belajar seperti kholi
Aan, Sarjana Lele PEMF
Semoga mimpinya terwujud ya mas..jangan lupa kalau
Nikmati Petualangan Hidup Anda
Petualangan takan pernah berakhir disini teman..wu
Meraih Mimpi
Luar biasa..eehmm entrepeneurship inspirator yang
Pak Husen dan Liliuran
Walaupun rakyat kecil, tapi kalau senantiasa aktiv

Galeri

Pesantren
Alumni

Ayat Pilihan

"Dan (telah menjanjikan pula kemenangan-kemenangan) yang lain (atas negeri-negeri) yang kamu belum dapat menguasainya yang sungguh Allah telah menentukan-Nya. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (TQS al-Fath [48] : 21)

Alamat Kami

Sektretariat Yayasan Pendidikan Miftahul Falah
Jl. Danau Poso 28 Pejompongan Jakarta Pusat 10210

Lokasi Pesantren Entrepreneur Miftahul Falah
Desa Sukamahi - Kecamatan Sukaresmi - Kabupaten Cianjur - Jawa Barat

Email : 
info@pesantrenpreneur.com